Selasa, 29 November 2011

"Tidak Kupilih Hati Siapa-Siapa"


Sebuah Puisi Mengiris Kalbu


Tidak Kupilih Hati Siapa-Siapa


Jjka aku tahu kau tidak pernah memilih hatiku


Kupilih untuk tidak mengemis untuk dipilih


Jika aku tahu kau begitu bengis padaku


Kupilih merenggut nyawaku sendiri……


Hanya aku ingin kau tahu betapa lembut hati ini untuk kau kasari…..hanya ku ingin kau tahu aku bukan sebuah kertas yang beterbangan di jalanan tak seorang pun memungutnya…..


Sebuah pengakuan hati yang selembut salju yang kau nodai dengan virus keangkuhanmu……..

Senin, 28 November 2011

Apa Makna yang Tersirat dari Sebuah Kompetisi, Menang Kalah itu Anugerah, benarkah??



Teman-teman pembaca yang budiman, mungkin kita semua hampir sudah  pernah merasakan yang namanya kompetisi. Kompetisi terjadi karena kita memperebutkan sesuatu yang  jumlahnya lebih sedikit daripada yang menginginkannya. Benar saja, hampir setiap hari kita berkompetisi. Berkompetisi untuk mengejar waktu, kompetisi untuk mendapat beasiswa, kompetisi untuk mencuri perhatian seseorang, berkompetisi dalam mempertahankaa pendapat , dan bekompetisi dalam suatu kejuaraan yang tentunya dengan resiko yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Jika kita "menang" dalam kompetisi itu, maka kita akan merasa sangat senang dan bahagia, bahkan terkadang melompat kegirangan. Tetapi lain halnya dengan jika kita "kalah", tentu sakit sekali  rasanya, apalagi jika kita sudah "merasa" berusaha keras memperjuangkan kemenangan itu.Memang konsekuensi dalam suatu kompetsi pasti ada yang kalah dan ada yang menang, pilihan kemenangan  tentunya "ada" tergantung usaha keras  kita meraihnya.    Tetapi kawan , tak sepatutnya kita terlarut begitu  dalam kesedihan karena kekalahan, karena satu hal yang patut kita syukuri adalah rahmat kompetisi itu sendiri. Kesempatan untuk berkompetisi terkadang tidak bisa diraih oleh  setiap orang (#kompetisi akademik maupun non akademik), chance untuk berkompetisi berangakat dari keberanian untuk bertanding atau berkompetisi. Berani untuk mencoba ber-kompetisi sudah selangkah lebih maju dan sudah dikategorikan "menang", at least sudah menang berkompetisi dengan hati = brave dan rasio=akal hingga berani mengambil keputusan  "aku harus berkompetisi dan berjuang hingga semaksimal mungkin". Jadi kawan apa yang kau takutkan ???menang dan kalah sama-sama anugerah kan !!, tapi saran dari penulis  jika nilai kekalahan  skornya 1 sedangkan kemenangan i skornya 2, jadi   sesaui rasio akal kita pastinya memilih menang lebih baik.....INGAT UNTUK MENJADI SEORANG PEMENANG SEJATI  TIDAKLAH MUDAH, PASTI  MEREKA JUGA PERNAH  MERASAKAN KEKALAHAN ,

MAKA JANGAN TAKUT KALAH DALAM KOMPETISI AGAR  KITA TAHU MAKNA DARI SEBUAH KOMPETISI!

Info Muda Mendunia

Popular Posts

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.