2 buah Essay yang mengantarkan ke "BEASISWA DATAPRINT" PERIODE 2
JUDUL 1: Melestarikan Budaya dan Nilai Luhur Bangsa berbasis ICT (Information Communication Tecnology )
Berwacana tentang teknologi tampaknya menjadi sesuatu yang bersifat wajib bagi setiap individu terutama mahasiswa sebagai agent of change di tengah masyarakat. Teknologi merupakan salah satu pemacu utama kemajuan suatu bangsa. Suatu bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budaya leluhurnya.Sedangkan bangsa yang berdaulat adalah suatu bangsa yang dinamis dengan kemajuan teknologi yang dapat memediasi masyarakatnyan secara adil dan bijaksana serta demokratis.
Salah satu teknologi yang cukup menggemparkan dunia pada abad 21 ini adalah Teknologi Informasi & Komunikasi yang biasa di singkat TIK atau ICT (Information Communication Technology ). Berbagai terobosan dari kemajuan produk TIK diantaranya relay satelite, penerbangan (flight), GPS (Global Positioning System ),perangkat software baik itu komputer, netbook/laptop, Ipad, Handphone dan yang paling kita kenal yakni Internet. Produk TIK satu ini mungkin tidak asing lagi bagi kita semua. Begitu kuatnya pengaruh media digital ini sehingga kita seakan “menggenggam dunia “ hanya dengan browsing internet. Tidak heran jika ada orang yang mengatakan “genggamlah dunia dengan internet”. Tampaknya ungkapan itu benar adanya. Segala bentuk informasi tersedia di layanan internet. Sekali klik langsung dapat beribu informasi.
Pertanyaan: Bisakah internet dijadikan sebagai salah satu media untuk melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia ?
Menurut penulis internet memiliki potensi menjadi salah satu media dalam upaya melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia. Dengan berbagai alasan yang coba deskripsikan seperti berikut ini :
a. Kita sudah malas membaca buku , Budaya instant membudaya.
Sadar atau tidak tampaknya media cetak sudah melewati masa keemasannya jika dibandingkan media elektronik sekarang ini. Sejak kehadiran internet dalam dunia teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia yang secara umum, konsumtif dan berbudaya instant. Seseorang dikatakan konsumtif jika lebih memilih e-book (buku digital) dari pada buku cetak setebal 500 halaman dengan judul, penerbit serta penulis yang sama. Sedangkan berbudaya instant jika segala sesuatu harus dikerjakan secara cepat dan praktis . Penulis berpandangan bahwa dengan memberi informasi budaya dan nilai luhur bangsa sebanyak-banyaknya di dunia maya akan dapat menumbuhkan cinta budaya dan menjunjung tinggi nilai luhur bangsa Indonesia.
b. Budaya bangsa Indonesia adalah budaya Ketimuran !
Melihat fenomena sekarang ini dengan adanya istialh Korean Holic, Life style kebarat-baratan dan sebagainya. Tampaknya mengkhawatirkan akan tergesernya budaya ketimuran kita Indonesia. Hal ini tidak perlu kita khawatirkan jika kita punya basis aset informasi yang banyak dan accessable oleh masyarakat. Media internet tentunya harus diberdayakan semaksimal mungkin. Salah satunya facebook dan twitter sebagai jejaring sosial dengan jaringan internet dan user unlimited dapat dijadikan ajang untuk promosi budaya masing-masing seperti membuat grup cinta Wayang golek dan Keroncong, Ketoprak, hingga berbagi resep makanan tradisional masing-masing sampai berbagi folklore (cerita rakyat) yang tentunya secara tidak langsung akan memperkaya khasanah dan pelestarian budaya asli Indonesia. Tentu hal ini mudah untuk dilakukan jika melihat jumlah pengguna facebook dan twitter yang semakin menjamur, hanya saja perlu diepelopori terlebih dahulu oleh stakeholder yang terkait.
Demikan esai saya semoga bermanfaat.
“Akhir kata Cintailah negerimu, lestarikan budaya kita Indonesia agar menjadi bangsa yang tetap berdaulat dan berbudi pekerti luhur serta bermartabat”._Penulis_2011
JUDUL 2: Membentuk Jaringan Sesama Pecinta Budaya dan Nilai Luhur Bangsa dengan Konsep BCL
Mungkin terlintas pertanyaan besar dari pembaca tentang singkatan di akhir dari judul esai ini. Ini merupakan suatu metode inovatif penulis untuk mencari jalan. Jalan dimana budaya dan nilai luhur menjadi benar-benar mempunyai nilai (valuable). Melestarikan kearifan budaya memang tidak harus jadi pelaku budaya tetapi sosialisasi mengenai keberadaan elemen tersebut , dirasa penting dilakukan karena merupakan wujud pelestarian budaya dan nilai luhur bangsa yang mulai memudar dan terlupakan. Di zaman yang serba modern dan mengglobal ini nampaknya, sudah jarang yang tidak mengerti tentang eksistensi “dunia internet”. Sebagai produk teknologi informasi yang berkembang pesat ,internet sangat memegang peranan penting dalam penyebaran informasi baik visual, audio, maupun audio-visual. Oleh karena itu penulis memberi konsep BCL yang disingkat Blogging, Chatting, dan Links. Menurut penulis ketiga hal ini sangat penting untuk keberlanjutan penyebaran informasi, yang terkait efektifitas pelestarian budaya dan nilai luhur bangsa.
Blogging atau menulis di internet merupakan jalan termudah dan termurah untuk diakses. Sejalan dengan banyaknya penyedia akun blog misalnya Wordpress.com, Blogger.com, Communitas Blogger dan masih banyak lagi lainnya tentunya sangat memudahkan para blogger. Semua provider ini meyediakan layanan pembuatan akun secara gratis. Saya fikir ini merupakan suatu kondisi yang potensial jika ingin diarahkan sebagai media penyebaran informasi. Misalnya informasi tentang kebudayaan dan bahkan informasi nilai luhur bangsa yang sudah mulai terlupakan oleh generasi sekarang. Setidaknya melalui website blog , kita dapat menulis apa pun informasi yang terkait hal tersebut.
Begitupun dengan Chatting yakni sebuah anekdok yang penulis ambil dari istilah “beriteraksi ” setelah masuk akun kita di dunia maya. Akun yang dimaksud adalah jejaring sosial misalnya akun Facebook, akun Twitter, akun Koprol, Akun Yahoo,Akun Gmail dan akun-akun lainnya. Melalui jejaring tersebut kita bisa berinteraksi secara lebih eksklusif baik dengan teman, keluraga, maupun dengan orang belum kita kenal sama sekali. Berbeda dengan blogging, chatting lebih bersifat temporer dan faktual sedangkan blogging bersifat non-temporer karena info tulisan tersimpan dalam waktu yang lama dan bersiafat arsip. Walaupun begitu jejaring tersebut mempunyai peranan yang cukup efektif dalam penyebaran info terbaru walaupun sifatnya berupa info sementara. Hal ini dianggap efektif karena murah dan cepat serta unlimited ( tak terbatas).
Terakhir yakni Links, setelah kita memiliki website blog, memiliki beberapa akun jejaring sosial saatnya membentuk link (koneksi) atau jaringan sehingga tulisan maupun info yang kita posting dapat dibaca oleh semua orang. Secara teknis pun sangat mudah dilakukan karena setiap blog memiliki fasilitas yang dapat me-link-kan ke jejaring sosial yang diinginkan baik dari website resmi maupun yang tidak resmi . Dengan demikian konsep BCL (Blogging, Chatting, Link) jika dilakukan secara komprehensif dan proporsional maka akan membentuk jaringan/koneksi yang luas dan accessable (mudah diakses). Semoga kita sebagai makhluk yang berbudaya dan modern , tidak seketika melupakan budaya bahkan nilai luhur bangsa kita, Indonesia. Menjadi seorang pahlawan tidak harus mengangkat bambu runcing ataupun senjata api untuk menghalau penjajah seperti pendahulu kita, tetapi pahlawan adalah yang menghargai budaya dan nilai luhur para pendahulunya.
JANGAN BIARKAN KITA TERJAJAH LAGI, BUDAYA DAN NILAI LUHUR ADALAH ASET BANGSA TAK TERNILAI, KITA WAJIB MELINDUNGINYA
Apa Pendapatmu Tentang “Lucky”Alias Keberuntungan…Benarkah Itu Ada????
Apa Makna yang Tersirat dari Sebuah Kompetisi, Menang Kalah itu Anugerah, benarkah??

Teman-teman pembaca yang budiman, mungkin kita semua hampir sudah pernah merasakan yang namanya kompetisi. Kompetisi terjadi karena kita memperebutkan sesuatu yang jumlahnya lebih sedikit daripada yang menginginkannya. Benar saja, hampir setiap hari kita berkompetisi. Berkompetisi untuk mengejar waktu, kompetisi untuk mendapat beasiswa, kompetisi untuk mencuri perhatian seseorang, berkompetisi dalam mempertahankaa pendapat , dan bekompetisi dalam suatu kejuaraan yang tentunya dengan resiko yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya.
Jika kita "menang" dalam kompetisi itu, maka kita akan merasa sangat senang dan bahagia, bahkan terkadang melompat kegirangan. Tetapi lain halnya dengan jika kita "kalah", tentu sakit sekali rasanya, apalagi jika kita sudah "merasa" berusaha keras memperjuangkan kemenangan itu.Memang konsekuensi dalam suatu kompetsi pasti ada yang kalah dan ada yang menang, pilihan kemenangan tentunya "ada" tergantung usaha keras kita meraihnya. Tetapi kawan , tak sepatutnya kita terlarut begitu dalam kesedihan karena kekalahan, karena satu hal yang patut kita syukuri adalah rahmat kompetisi itu sendiri. Kesempatan untuk berkompetisi terkadang tidak bisa diraih oleh setiap orang (#kompetisi akademik maupun non akademik), chance untuk berkompetisi berangakat dari keberanian untuk bertanding atau berkompetisi. Berani untuk mencoba ber-kompetisi sudah selangkah lebih maju dan sudah dikategorikan "menang", at least sudah menang berkompetisi dengan hati = brave dan rasio=akal hingga berani mengambil keputusan "aku harus berkompetisi dan berjuang hingga semaksimal mungkin". Jadi kawan apa yang kau takutkan ???menang dan kalah sama-sama anugerah kan !!, tapi saran dari penulis jika nilai kekalahan skornya 1 sedangkan kemenangan i skornya 2, jadi sesaui rasio akal kita pastinya memilih menang lebih baik.....INGAT UNTUK MENJADI SEORANG PEMENANG SEJATI TIDAKLAH MUDAH, PASTI MEREKA JUGA PERNAH MERASAKAN KEKALAHAN ,
MAKA JANGAN TAKUT KALAH DALAM KOMPETISI AGAR KITA TAHU MAKNA DARI SEBUAH KOMPETISI!
Serba Terbaik......!!!! Ujung-ujungnya Universitas Terbaik ber-Genre Muhammadiyah
Setiap waktu berkala Webometrics selalu mengeluarkan peringkat universitas terbaik, sehingga kita bisa mengetahui peringkat universitas terbaik yang ada di berbagai tempat, seperti universitas terbaik yang ada di lokal (khusus Yogyakrta), universitas terbaik di Indonesia, universitas terbaik di Asia bahkan universitas terbaik di Dunia. Dari berbagai info itu pula kita bisa mengetahui universitas terbaik Swasta maupun universitas terbaik Negri yang ada di berbagai penjuru dunia.Berikut daftar universitas terbaik di Indonesia versi Webometrics [Juli 2011]:
1. University of Indonesia
2. Institute of Technology Bandung
3. Universitas Gadjah Mada
4. Gunadarma University
5. Bogor Agricultural University
6. Universitas Negeri Malang
7. Petra Christian University
8. Universitas Muhammadiyah Malang
9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
10. Diponegoro University
11. Andalas University
12. Universitas Sebelas Maret
13. Airlangga University
14. Universitas Sriwijaya
15. Brawijaya University
16. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
17. Universitas Islam Indonesia
18. Universitas Muhammadiyah Surakarta
19. Universitas Sumatera Utara
20. Universitas Mercu Buana
21. Indonesia University of Education *
22. Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
23. Universitas Padjadjaran
24. Yogyakarta State University
25. Universitas Lampung
26. Informatics and Computer College Stmik Amikom
27. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
28. Universitas Negeri Semarang
29. Universitas Tarumanagara
30. Bina Nusantara University
Ada empat komponen yang menjadi indikator dari penilaian universitas terbaik di Webometrics ini, yaitu: Size (20%), Visibility (50%), Rich Files (15%), dan Scholar (15%). Setiap tahun peringkat ini akan selalu di update sesuai penilaian, pastinya akan ada selalu perubahan peringkat universitas terbaik, baik itu peringkat universitas terbaik di Yogyakarta, universitas terbaik di Indonesia, universitas terbaik di Asia bahkan universitas terbaik di dunia.
Sumber : http://mf-abdullah.blogspot.com/2011/11/universitas-terbaik-di-indonesia-versi.html
Waterfall Butterfly alias Taman Wisata Bantimurung
kawan saya belum sempat menulis atau memparafrasekan jadi silahkan klik website diatas untuk mengetahui...!!! ok enjoy in Bantimurung
Arti Lambang Provinsi Kelahiranku "Sulawesi Selatan"

Lambang Prop. Sulsel diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 1972 yang menggambarkan unsur-unsur historis, kultural, patriotik, sosiologis, ekonomi dan menunjukkan bahwa Daerah Sulsel merupakan bagian mutlak dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lambang daerah tersebut terdiri atas tujuh bagian yaitu dengan masing-masing makna sebagai berikut :
1. Bintang bersudut dan bersinar lima; sebagai Nur cahaya yang mewujudkan lambang Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Lingkaran 17 buah padi dan 8 kapas dengan kelopak bergerigi 4 dan buah bergerigi 5 melambangkan 17-8-45 sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia berdasarkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
3. Benteng Somba Opu dilihat dari atas; mewujudkan lambang kepahlawanan rakyat Indonesia Sulsel dalam menentang imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme, dan feodalisme.
Terdiri ruang benteng masing-masing berisi :
1. Perahu phinisi berlayar di atas tiga gelombang melambangkan jiwa pelaut yang ulet, penuh milintasi dan sanggup melaksanakan tujuan perjuangan 17 Agustus 1945.
Perahu berhaluan ke barat, disesuaikan dengan letak geografis Ibukota Republik Indonesia.
2. Pacul menggambarkan masyarakat agraris sebagai basis dan gerigi mesin menggambarkan industri sebagai tulang punggung.
3. Buah kelapa menggambarkan kekayaan hasil bumi Sulawesi Selatan
4. Sebilah badik terhunus berpamor satu berklekuk 5; melambangkan jiwa kepahlawanan serta kesiapsiagaan dalam membela kehormatan bangsa dan tanah air yang berdasarkan Pancasila.
Lima lekuk pamor disesuaikan bilangan-bilangan keramat tiap sila dalam falsafah Pancasila.
5. Gunung, desa, dan petak-petak sawah; sebagai pangkal kesuburan menuju masyarakat adil dan makmur.
23 petak sawah disesuaikan dengan jumlah daerah tingkat II di Sulawesi Selatan yang keseluruhannya merupakan salah satu lumbung padi di Indonesia.
6. Sebuah semboyan ditulis dalam huruf Lontara yang berbunyi Toddo’puli;
sebagai semboyan masyarakat Sulsel yang bermakna teguh dalam keyakinan
7. Selembar pita bertuliskan ‘Sulawesi Selatan’, sebagai salah satu propinsi di Indonesia. Pita bercorak sutera melambangkan kebudayaan khas yang bernilai tinggi sejak dahulu kala.
Sumber : http://endraithuujelek.wordpress.com/arti-lambang-daerah-provinsi-sulawesi-selatan/
Pilihan Terbaik di Universitas Terbaik merupakan Jalan Terbaikku !!
Mungkin kesannya aku sangat membanggakan universitas terbaik yang ku geluti sekarang. Ya benar saja aku telah menempuh pendidikan di universitas terbaik UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ) selama hampir 3 tahun. Meskipun aku berada di fakulats dan jurusan yang “katanya” paling kurang peminatnya, tetapi aku tetap bangga. Mengapa tidak aku bangga karena “pertanian” pilihan terbaikku. Selain itu apa yang selama ini kugeluti dari sebelum aku mengenyam pendidikan di “universitas terbaik” ini memang selalu menggiringku ke dunia yang berbau “agriculture” hingga aku sadar itulah jalan terbaik bagiku. Jalan terbaik yang dianugerahkan oleh Tuhan.
Sejak aku kecil aku suka memelihara tanaman, menyirami, hingga tanam menanam. Saya sering memperhatikan ayah sebagai seorang pahlawan pertanian. Di masa sekolah dasar pernah memiliki kebin obat keluarga sekolah dan aku ketua penanggung jawabnya. Hingga aku SMP tinggal di sebuah rumah “orang nomer 1 “ di sekolahku alis Kepsek. Apa yang kulakukan ya bertmeu tanaman lagi, setiap hari pagi dan sore harus menyirami bunga kesayangan bu “kepsek”. Hingga aku SMA keterima di jurusan AIP (Agro Industri Pangan) yang setahun kemudian berganti THP (Teknologi Hasil Pertanian). ......terus hingga UMY keterima di Agroteknologi, kembali bercocok tanam. Jika seperti itu akankah Kyusu University atau Agricultural University in Pakistan akan memilihku lagi di dunia pertanian?????? Amiinnnnn.....
Lagi masih Makalah Ja-Doel...!!!
Pemanfaatan daun selasih (Ocimum sp.) sebagai atraktan dalam pengendalian lalat buah (Bactrocera sp) pada tanaman cabe (Capsicum Annum var longum)
Muhammad aksan
Prodi.AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2010
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur kepada ALLAH SWT karena berkat hidayahNya kami dapat menyelesaikan makalah kami yang berjudul “ Pemanfaatan daun selasih (Ocimum sp.) sebagai atraktan dalam pengendalian lalat buah (Bactrocera sp) pada tanaman cabe (Capsicum Annum var longum)”. Kami juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung sudah membantu atas penyusunan makalah ini.
Kami sadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan. Maka dari itu saran dan kritik dari pambaca sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Yogyakarta, 27 oktober 2010
Kelompok IV
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Cabai (Capsicum Annum var longum) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan karena buahnya selain dijadikan sayuran atau bumbu masak juga mempunyai kapasitas menaikkan pendapatan petani,sebagai bahan baku industri, memiliki peluang eksport, membuka kesempatan kerja serta sebagai sumber vitamin C. Melihat prospek tanaman cabe yang cukup menjanjikan tersebut maka tidak heran jika banyak petani yang membudidayakan cabe secara besar-besaran. Hanya saja cabe mengalami hambatan dalam pembudidayaan khususnya pengendalian hama dalam sistem pemeliharaan. Hal tersebut dikarenakan ada satu penyakit yang acap kali menyerang pertanaman tanaman cabe yakni hama lalat buah (Bactrocera sp). Pola serangan hama tersebut melakukan menyerangan dengan cara menginfeksi buah cabai. Akibat serangan hama ini produksi dan mutu buah menjadi rendah, bahkan tidak jarang mengakibatkan gagal panen, karena buah berjatuhan sebelum masak atau buah menjadi rusak saat dipanen sehingga tidak layak jual atau tidak layak konsumsi.
Dalam pengendalian hama lalat buah tersebut petani biasanya mengandalkan bahan anorganik berupa pestisida yang justru tidak aman bagi hasil panen buah cabe yang dihasilkan karena resiko akumulasi residu pestisida pada buah cabe itu sendiri. Jika buah tersebut dikonsumsi oleh manusia maka akan menimbulkan implikasi bagi kesehatan. Kemungkinan residu pestisida akan juga berdampak pada lahan. Di sisi lain, meskipun membunuh hama tetapi pestisida cenderung mahal dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu diperlukan adanya pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang relatif lebih ramah lingkungan dan lebih ekonomis.
B. TUJUAN
Mengandalikan hama (lalat buah) pada tanaman cabe dengan cara yang ramah lingkungan, sehat, dan biaya murah serta mudah dilakaukan.
BAB II
IDENTIFIKASI dan ANALISIS MASALAH
A. IDENTIFIKASI MASALAH
Dalam budidaya cabe tentunya tidak semudah yang kita bayangkan. Dalam pertumbuhannya, tanaman cabe kemungkinan mengalami berbagai hambatan. Tidak hanya hambatan teknis karena keterbatasan petani tetapi juga serangan hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman cabe. Salah satu hama yang menyarang tanaman cabe adalah lalat buah (Bactrocera spp). Adapun masalah yang cukup signifikan dalam pengendalian hama lalat buah yakni adanya pemakaian pestisida dalam pemberantasan hama lalat tidak efektif dan tidak aman secara ekologi dan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Jadi lalat buah merupakan masalah serius yang harus diatasi dalam budidaya cabe dengan cara pengendalian terpadu agar bisa mengoptimalkan produksi cabe yang ramah lingkungan dan baik untuk kesehatan manusia.
B. ANALISIS MASALAH
Salah satu hama penting tanaman hortikultura yang saat ini menjadi isu nasional juga menjadi faktor pembatas perdagangan (trade barrier) adalah lalat buah. Komoditas ekspor suatu negara dapat ditolak oleh negara lain dengan alasan terdapatnya lalat buah. Jenis Lalat Buah yang banyak terdapat di Indonesia adalah dari genus Bactrocera dan salah satu jenis yang sangat penting dan ganas adalah Bactrocera dorsalis Hendel complex. B. dorsalis Hendel complex merupakan lalat buah yang bersifat polifag, mempunyai sekitar 26 jenis inang seperti belimbing, jambu biji, tomat, cabai merah, melon, apel, nangka kuning,mangga, dan jambu air. Selain merusak buah-buahan seperti jatuhnya buah muda yang terserang, serangan hama ini juga menyebabkan buah menjadi busuk dan dihinggapi belatung lalat buah juga merupakan vektor bakteri Escherichia coli, penyebab penyakit pada manusia sehingga dapat dijadikan alasan untuk menghambat perdagangan.
Analisis lebih lanjut adalah penggunaan pestisida secara terus-menerus dalam waktu lama maka akan menimbulkan dampak pada ekologi terkait hubungan tanaman,air,tanah vegetasi dan hama serta lingkungan manusia itu sendiri. Pemberantasan hama lalat buah dengan pestisida biasanya tidak hanya mengenai buah saja tetapi akan mengkontaminasi tanah. Pada saat pestisida mengalami akumulasi residu karena tidak terurai di tanah maka akan menyebabkan degradasi lahan. Degradasi lahan karena pestisida menyebabkan pemadatan tanah sehingga tanah tidak produktif lagi. Implikasi lebih lanjut yakni berupa akumulasi residu pestisida pada buah yang justru berbahaya bagi kesehatan manusia.
BAB III
PEMBAHASAN
A. LALAT BUAH
Jenis Lalat Buah yang banyak terdapat di Indonesia adalah dari genus Bactrocera dan salah satu jenis yang sangat penting dan ganas adalah Bactrocera dorsalis Hendel complex. B. dorsalis Hendel complex merupakan lalat buah yang bersifat polifag, mempunyai sekitar 26 jenis inang seperti belimbing, jambu biji, tomat, cabai merah, melon, apel, nangka kuning,mangga, dan jambu air. Selain merusak buah-buahan seperti jatuhnya buah muda yang terserang, serangan hama ini juga menyebabkan buah menjadi busuk dan dihinggapi belatung lalat buah juga merupakan vektor bakteri Escherichia coli, penyebab penyakit pada manusia sehingga dapat dijadikan alasan untuk menghambat perdagangan. Kehilangan hasil akibat serangan lalat buah di Indonesia cukup besar. Hal ini disebabkan karena stadia yang merusak adalah larva yang menyerang langsung pada buah tanaman. Pada tanaman cabai kehilangan hasil dapat mencapai 80%. Luas serangan lalat buah diperkirakan 4.700 ha dengan kerugian Rp. 21,99 miliar pada tahun 2002. Dalam menanggulangi hama ini, petani telah melakukan pengendalian secara alami, diantaranya dengan pembungkusan buah, pengurungan tanaman dengan jaring plastik, pengasapan di sekitar pohon dan lainnya. Usaha ini memungkinkan untuk luasan lahan yang relatif sempit, tetapi tidak efisien untuk lahan yang luasnya puluhan hektar. Pengendalian lain yang telah dilakukan adalah pemandulan jantan, kimiawi dan memakai perangkap dengan menggunakan atraktan/penarik. Penggunaan pestisida kimia sering menjadi tumpuan dalam pengendalian lalat buah, namun dirasa kurang bijaksana karena menimbulkan dampak negatif antara lain terhadap kesehatan manusia dan lingkungan hidup. Oleh karena itu perlu dicari cara pengendalian yang lebih aman dan akrab lingkungan diantaranya dengan menggunakan pestisida nabati.
a) Gejala yang ditimbulkan dari serangan lalat buah
Tetapi tentunya di dalam pengendalian hama lalat buah tersebut, petani juga harus paham gejela yang ditimbulkan akibat dari serangan hama tersebut. Gejala pada buah yang terserang lalat buah biasanya terdapat lubang kecil di bagian tengah kulitnya. Serangan lalat buah ditemukan terutama pada buah yang hampir masak. Gejala awal ditandai dengan noda/titik bekas tusukan ovipositor (alat peletak telur) lalat betina saat meletakkan telur ke dalam buah. Selanjutnya karena aktivitas hama di dalam buah, noda tersebut berkembang menjadi meluas. Larva makan daging buah sehingga menyebabkan buah busuk sebelum masak. Apabila dibelah pada daging buah terdapat belatung-belatung kecil dengan ukuran antara 4-10 mm yang biasanya meloncat apabila tersentuh. Kerugian yang disebabkan oleh hama ini mencapai 30-60%. Kerusakan yang ditimbulkan oleh larvanya akan menyebabkan gugurnya buah sebelum mencapai kematangan yang diinginkan.
b) Siklus hidup lalat buah
Lalu yang penting untuk dipahami lagi adalah siklus hidup dari lalat buah. Karena dalam fase-fase tertentu, pengandalian hama tersebut dilakaukan dengan cara yang berbeda-beda. Dalam siklus hidupnya lalat buah mempunyai 4 stadium hidup yaitu telur, larva, pupa dan dewasa. Lalat buah betina memasukkan telur ke dalam buah atau di dalam luka atau cacat buah secara berkelompok. Lalat buah betina bertelur sekitar 15 butir. Telur berwarna putih transparan berbentuk bulat panjang dengan salah satu ujungnya runcing. Larva lalat buah hidup dan berkembang di dalam daging buah selama 6-9 hari. Larva mengorek daging buah sambil mengeluarkan enzim perusak atau pencerna yang berfungsi melunakkan daging buah sehingga mudah diisap dan dicerna. Enzim tersebut diketahui yang mempercepat pembusukan, selain bakteri pembusuk yang mempercepat aktivitas pembusukan buah. Jika aktivitas pembusukan sudah mencapai tahap lanjut, buah akan jatuh ke tanah, bersamaan dengan masaknya buah, larva lalat buah siap memasuki tahap pupa, larva masuk dalam tanah dan menjadi pupa. Siklus hidup dari telur menjadi dewasa berlangsung selama 16 hari. Fase kritis tanaman yaitu pada saat tanaman mulai berbuah terutama pada saat buah menjelang masak. Lalat buah yang mempunyai ukuran tubuh relatif kecil dan siklus hidup yang pendek peka terhadap lingkungan yang kurang baik. Suhu optimal untuk perkembangan lalat buah adalah 260 C, sedangkan kelembaban relatif sekitar 70%. Kelembaban tanah sangat berpengaruh terhadap perkembangan pupa. Kelembaban tanah yang sesuai untuk stadia pupa adalah 0-9%. Cahaya mempunyai pengaruh langsung terhadap perkembangan lalat buah. Lalat buah betina akan meletakkan telur lebih cepat dalam kondisi yang terang, sebaliknya pupa lalat buah tidak akan menetas apabila terkena sinar.
B. PENGENDALIAN LALAT BUAH
Pengendalian hama dan penyakit di dalam budidaya pertanian tentunya kita harus memeperhatikan faktor lingkungan, kesehatan masyarakat, dan tentunya faktor ekonomi. Karena sebagian besar dari petani kita di dalam pengendalian hama dan penyakit masih banyak yang menggunakan bahan-bahan kimia yang sebenarnya itu berbahaya bagi kesehatan manusia dan sekaligus juga merusak lingkungan, maka dari itu kita perlu melakukan pengendalian hama dan penyakit tersebut yang tentunya dengan bahan-bahan dan cara yang ramah lingkungan, baik bagi kesehatan manusia, dan pastinya dengan biaya yang reatif murah serta mudah dilakukan. Atraktan/perangkap adalah cara yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengendalian lalat buah. Dalam pengendalian lalat buah dengan model atraktan adalah menggunakan daun selasih. Daun selasih digunakan untuk pengendalian lalat buah karena memiliki beberapa kandungan yang bisa memikat lalat buah dari aroma yang dikeluarkan. Selasih (Ocimum sp.) merupakan tanaman semak semusim dengan tinggi antara 80 – 100 cm. Batang berkayu segi empat, berbulu berwarna kecoklatan. Daun tunggal bulat lancip, tepi bergerigi, panjang daun 4 – 5 cm dan lebar 6 – 30 mm. Bunga berwarna putih atau ungu. Tanaman mudah tumbuh di ladang atau di tempat terbuka lainnya. Tanaman selasih mengandung minyak asiri, saponin, flavanoid, tanin, dan senyawa geranoil, methyl eugenol (ME), linalol serta senyawa lain yang bersifat menguap. Minyak selasih dilaporkan mengandung ME > 65 %. Untuk menarik/mengendalikan lalat buah, selasih dapat dimanfaatkan secara langsung atau disuling dulu untuk mendapatkan minyaknya. Penggunaan secara langsung caranya : 1) daun selasih 10 – 20 helai dibungkus dengan kain strimin, kemudian diremas-remas, lalu masukkan ke dalam perangkap; 2) daun selasih dicincang dengan pisau 2 – 3 cm, selanjutnya dibungkus kain strimin dan dimasukkan pada alat perangkap; 3) tanaman selasih digoyang-goyang, lalu lalat buah dijaring setelah kumpul. Penggunaan minyak selasih sebagai penarik lalat buah dilakukan dengan cara meneteskan pada kapas yang digantungkan pada kawat di dalam botol perangkap. Botol perangkap digantung pada tiang setinggi 1 m jika digunakan pada tanaman hortikultura semusim di sawah. Jika pada pohon buah digantung pada cabang ketinggian 2 – 3 m. Pemasangan perangkap dimulai sejak tanaman berbunga sampai panen. Jumlah perangkap per hektar sekitar 20 buah, dengan jarak pemasangan sekitar 20 m. Setiap satu bulan kapas ditetesi minyak selasih lagi.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Penggunaan daun selasih sebagai pengendali lalat buah sangat efektif, ramah lingkungan, baik bagi kesehatan manusia, murah dan mudah untuk dilakukan.
B. SARAN
Dalam budidaya pertanian khususnya dalam pengelolaan tanaman dan pengendalian hama dan penyakit usahakan dengan menggunakan cara dan bahan-bahan yang tidak berbahaya bagi kesehatan manusia dan tidak merusak lingkungan.
KETIKA MIMPI TAK SEINDAH HARAPAN, TUHAN PASTI MENGUJIMU
Banyak orang yang merasa bahwa mimpi yang mereka telah idam-idamkan seakan-akan tak pernah dijawab oleh Tuhan, saya katakan tidak. Mungkin pada kondisi itu Tuhan lagi mengujimu, atau bahkan …………..!!!!
Universitas Terbaik ke-16 di Indonesia, Ayo Intip Prestasi UMY Yuk !!
1 University of Indonesia
2 Institute of Technology Bandung
3 Universitas Gadjah Mada
4 Gunadarma University
5 Bogor Agricultural University
6 Universitas Negeri Malang
7 Petra Christian University
8 Universitas Muhammadiyah Malang
9 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
10 Diponegoro University
11 Andalas University
12 Universitas Sebelas Maret
13 Airlangga University
14 Universitas Sriwijaya
15 Brawijaya University
16 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
17 Universitas Islam Indonesia
18 Universitas Muhammadiyah Surakarta
19 Universitas Sumatera Utara
20 Universitas Mercu Buana
21 Indonesia University of Education
22 Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
23 Universitas Padjadjaran
24 Yogyakarta State University
25 Universitas Lampung
26 Informatics and Computer College Stmik Amikom
27 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
28 Universitas Negeri Semarang
29 Universitas Tarumanagara *
30 Bina Nusantara University
31 Universitas Hasanuddin University
32 Universitas Udayana
33 Unikom
34 Ahmad Dahlan University
35 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
36 Atma Jaya Yogyakarta University
37 Universitas Riau Beranda
38 Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel
39 Duta Wacana Christian University
40 Universitas Terbuka
41 Universitas Katolik Parahyangan
42 Institut Sains & Teknologi Akprind
43 ISI Denpasar
44 Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta
45 Universitas Trisakti
46 Institut Teknologi Telkom (Sekolah Tinggi Teknologi Telkom)
47 Universitas Jenderal Soedirman
48 Universitas Negeri Surabaya
49 Universitas Sanata Dharma
50 Universitas Negeri Gorontalo
jadi kalau seperti hasil diatas,apa yang perlu dipertanyakan....??????.Mudah-mudahan ini bisa di pertahankan..!!! Aminnnn
Chance Belong to Me.....ACDC I,m Coming...!!
Hari Selasa, hari latihan debat reguler SEA UMY seperti biasa selain hari Kamis.Terlihat undangan telah diterima Kak Rifky( ketua bidang….SEA ,,hehehe maklum bukan anak SEA,jadi gak tahu)..ngelesss sekilas aku membaca dua undangan, undangan yang pertama undangan SCEPTIC UIN dan kedua ACDC FH UGM.Jujur aku tak pernah tahu lomba jenis apa lagi ini. Tapi setelah kubaca lebih cermat ternyata SCEPTIC itu adalah lomba debat Bhs.Inggris yang diselenggarakan oleh Universiats Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan tema full religious mulai dari perdebatan masalah atribut keagamaan hingga Pro Kontra FPI. Ya sekilas menarik juga, tapi setelah difikir-fikir kayaknya lebih menarik yang ACDC, ALSA CRSUHBONE DEBATE COMPETITION begitu yang tertulis di invitations-nya, karena kita berkesempatan battles dengan anak SMA juga. Wow gimana rasanya menang dan rasanya kalah sama anak SMA. ckckckckkcTak lama kemudian ,akhirnya sore itu kita latihan seperti biasa, saya sebagai 1st Speaker (pembicara pertama ) dengan motion THBT world is immoral. Hingga akhir latihan timku kalah, sempat kefikiran latihan az kalah terus bagaimana mau tanding, kemudian diumumkan jika latihan barusan adalah seleksi SCEPTIC DAN ACDC,,,,,
<Wekzzz>….aduh “coba aku tahu, pasti aku do my best”. Ya tuhan jangan2 aku tidak lolos seleksi. Padahal ini kesempatan untuk beraktualisasi intelektual lagi. Apalagi hari itu banyak yang ikut seleksi sekitar 20 orang dan hanya 8 orang yang akan dikirim ber-kompetisi.
aku pulang dengan rasa sesal yang complicated.
Selama 2 hari aku memikirkan hasilnya kira-kira masuk gak ya>???????....karena kufikir apa yang telah kuperbuat sudah lumayan bagus tapi lagi-lagi, newbee pada bagus-bagus…Saingannya berat2..apalagi saya anak eksakta, pertanian pula jauh banget, katanya aku selalu practical gak pernah philosophical. Katanya debater yang praktikal jarang menang...>>>>>>..!!!!
Akhirnya, di suatu pagi buta hp-ku kemasukan SMS..eh ternyata dari pesan singkat dari pelatih dan direktur debat SEA Athina …Congratulation to Athina, Litha, Bagus, Rifky as Delegation in SCEPTIC UIN and Akhsan, Lucy, Amri, Santika, Tyara,Tya. Alhamadulillah aku keterima….!!!!. inilah awal latihan yang melelahkan selama 2 minggu ke depan, hingga deadline 19 November 2011, harus berlaga di ACDC FH UGM…UMY We Come We Fight ….Lillahi Ta’ala Allahu Akbar……………..
Tunggu cerita selanjutnya di event ACDC !!!!
Gelar UMY sebagai "Universitas Terbaik" Bukan Sekedar Gelar!!!
Tampaknya gelar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai univeritas terbaik marak diperbincangkan akhir-akhir ini. Sebuah situs Webometric terpercaya telah menobatkan universitas ber'”genre” Muhammadiyah ini sebagai Universitas Swasta terbaik ke-2 se-Indonesia. Gelar ini tentunya menjadi kesyukuran tersendiri. Merupakan awal sebuah “pengakuan” akan eksistensi universitas swasta yang juga memiliki kapabilitas dan pencapaian prestasi yang membanggakan.Pada saat yang hampir bersamaan, UMY juga menjadi peringkat universitas terbaik ke-16 se-Indonesia. Meskipun lima belas (15) universitas terbaik baik negeri maupun swasta berhasil mengungguli universitas yang dengan semboyan”A leading and A lightening University” ini, tapi masih tetap membanggakan. Betapa tidak , berbagai parameter dari banyak segi telah menjadi penilaian ketat sehingga UMY mencapai peringkat tersebut.
Jika orang di luar sana mempertanyakan kewajaran UMY sebagai “best university”, saya fikir itu hak mereka. Tetapi prestasi dan pencapaian yang telah diraih menjadi bukti nyata. Berbagai achievevement baik akademik maupun non-akademik telah diraih. Dengan seemboyan UMY sebagai unversitas yang Unggul dan Islami tentu menjadi ciri khas pembeda dari yang lain. Selama 3 tahun terakhir sejak 2009, 2010, hingga 2011 kuantitas mahasiswa yang diterima selalu meningkat signifikan. Hal ini menandakan semakin tingginya tingkat selektifitas dan kompetitif di lingkungan UMY dalam menjaring mahasiswa baru.
Menurut data dari BIRO PMB tahun akademik 2011/2012 3 bulan lalu, terdata 19.000-an mahasiswa baru yang mendaftar meskipun hanya 9000-an yang kemudian diterima. Hal ini menandakan bahwa kepercayaan masyarakat akan keberadaan UMY masih sangat tinggi.
SEMOGA UMY TERUS BERJAYA!!!! PERTAHANKAN GELARMU!
Meraih Segmentasi Pemasaran Gabah yang Sehat melalui Market Information Berbasis IT
Tidak bisa dipungkiri lagi jika kebutuhan akan supply beras terus mengalami peningkatan hingga taraf impor beras dari luar. Gabah sebagai hasil panen primer menghasilkan hasil gilingan berupa beras. Berkaca pada suatu kondisi pelik tentu kemudian kita bertanya
Mengapa kita masih impor beras , apakah kualitas atau kunatititas yang kurang kita jaga?. Penulis rasa ini bukan dominasi persoalan keduanya.
Menurut penulis sisi hulu ke hilir dalam sistem pertanian perlu dianalisis lebih lanjut. Adasuatu rantai pendistribusian dalam post harvest gabah yang masih dijamah oleh para “tengkulak”. Pada suatu kondisi kelebihan produksi gabah petani tidak pernah diimbangi dengan harga yang sepadan .Hal ini tentu memantik petani untuk tidak bersemangat dalam memproduksi gabah dalam skala besar karena khawatir akan merugi. Petani pun seakan terbuai dengan kondisi semacam itu. Oleh karena itu dalam wacana ini penulis mengemukakan suatu ideinovatif dalam memutus rantai “tengkulak” tersebut yakni dengan memanfaatkan IT sebagai basis sistem informasidalam meraih segmentasi pasar. Segmentasi pasar yang dimaksud adalah pasar itu sendiri yang mencakup informasi kebutuhan pasar pada suatu wilayah, tingkat produksi, dan penyajian harga yang sesuai dengan PP dari Dinas Pertanian Kementrian Pertanian RI. Pada situasi seperti ini akan membuka peluang yang besar bagi para petani untuk mempromosikan dan meraih keuntungan sesuai yang diharapakn.Dengan begitu segmentasi yang sehat dan beneficial akan tercapai sesuai harapan petani . Maju petani Indonesia, Stop Impor karena kita bisa
Anggotakelompok :
1.Muhammad Aksan
2.Annisa Adelia Nur Rahmawati
3.Defri Romansyah
4.Jamal
Info Muda Mendunia
Popular Posts
-
Sejumlah turis tampak asyik bersantap dan mengobrol santai sambil memandang lepas ke arah laut yang didominasi warna biru, hijau, dan putih....
-
Lambang Prop. Sulsel diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 1972 yang menggambarkan unsur-unsur historis, kultural, patriotik, sosiolog...
-
UMY telah meraih keemasannya baru-baru ini. Banyak pamlet yang tersebat dmana-dimana ditempat yang startegis. Jika orang melihat"fenome...
-
seorang pria Sukabumi mengaku diculik oleh UFO beberapa waktu lalu. Setelah 12 tahun, pria ini akhirnya berani menceritakan peristiwa penc...
-
Tidak bisa dipungkiri lagi jika kebutuhan akan supply beras terus mengalami peningkatan hingga taraf impor beras dari luar. Gabah sebagai ...
-
Jika berwacana tentang ,menaklukkan sesuatu yang kita ingin taklukkan. Terkadang kita berfikir ke arah yang lebih berkonotasi negatif. Beran...
-
Located in the village of Mount Nglanggeran, District Patuk Gunungkidul. Situated in the northern region ofGunungkidul Baturagung with a hei...
-
Pemanfaatan daun selasih ( Ocimum sp .) sebagai atraktan dalam pengendalian lalat buah ( Bactrocera sp) pada tanaman cabe ( Capsicum Annum...